kolom bro

Showing posts with label Antariksa. Show all posts
Showing posts with label Antariksa. Show all posts

Wednesday, 17 June 2015

Cahaya sebagai Petunjuk


Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN


sumber: www.hdwallpaperpc.comTahukah Anda bahwa Majelis Umum PBB telah mencanangkan tahun 2015 ini sebagai tahun cahaya (International Year of Light, IYL)? Ini berarti PBB menyadari pentingnya membangkitkan kesadaran dunia internasional (global awareness) tentang bagaimana teknologi yang menggunakan cahaya mampu mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan menyediakan solusi atas berbagai permasalahan di bidang energi, pendidikan, pertanian, dan kesehatan.
Secara resmi, ada empat tema IYL tahun ini yaitu: science of lightlight technologylight in nature, dan light and culture. Tulisan ini mengangkat tema lain yaknilight and religion (dalam hal ini Islam) yang saya ajukan untuk dimuat di buku Tafsir Ilmi: Cahayaterbitan Kementerian Agama. 

Pengamatan optik sampah antariksa yang akan jatuh



Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN


David-Blanchard1_stripAlhamdulillah, diseminasi Pengetahuan Sampah dan Benda Jatuh Antariksa tahun kedua telah terselenggara kemarin 4 Juni 2015 di Pusat Sains Antariksa, Bandung. Pada kegiatan tersebut saya ditugaskan sebagai salah satu narasumber dengan materi terkait prinsip pengamatan optik dan analisis astrometri yang dilakukan di LAPAN.
Kali ini saya ingin berbagi sebuah tulisan populer yang saya buat berjudul Pengamatan sampah antariksa yang akan jatuh pada jendela optik dan telah dimuat di Media Dirgantara LAPAN. Semoga bermanfaat.

Pemantauan benda jatuh antariksa

Peneliti Matahari dan Antariksa LAPAN

(tulisan ini sebelumnya dimuat, dengan modifikasi, di Buletin Cuaca Antariksa Vol 2/No.2 Apr-Jun 2013)
spacecraft-re-entry-4Benda jatuh antariksa bisa dikategorikan ke dalam dua jenis: alami dan buatan. Benda jatuh alami disebut meteoroid. Meteoroid bisa berupa asteroid atau pecahannya atau debu-debu dari komet yang melintas dekat Matahari. Jika meteoroid jatuh dalam jumlah banyak maka terjadilah hujan meteor. Meteoroid yang sampai ke permukaan Bumi karena tidak habis terbakar di atmosfer disebut meteorit. Adapun benda jatuh buatan bisa berupa satelit, bekas roket, atau pecahan satelit atau roket.
Benda antariksa yang jatuh bisa mengakibatkan kerusakan. Untuk benda jatuh alami potensi kerusakannya terkait dengan efek tumbukan dengan atmosfer dan/atau permukaan Bumi sedang untuk benda buatan terkait dengan efek tumbukannya dengan permukaan Bumi dan kandungan berbahaya yang mungkin dikandungnya misalnya radiasi nuklir. Mengingat potensi kerusakan yang mungkin ditimbulkannya, benda-benda buatan berukuran sangat besar biasanya dikendalikan kejatuhannya seperti MIR yang jatuh pada 2001.